DPRD Kalimantan Timur

Regenerasi Petani Terancam, DPRD Kaltim Soroti Minimnya Dukungan Alsintan

Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Guntur, menegaskan bahwa regenerasi petani tidak akan pernah terjadi tanpa dukungan fasilitas dan alat pertanian modern. Menurutnya, mayoritas petani di Kaltim saat ini berusia lanjut, sementara generasi muda belum melihat sektor pertanian sebagai masa depan yang menjanjikan.

“Petani kita 70 persen sudah tua. Kalau anak-anak muda tidak didukung dengan alat dan fasilitas, bagaimana mereka mau turun ke sawah? Regenerasi hanya akan jadi wacana,” tegas Guntur.

Ia menyoroti bahwa kebutuhan alat pertanian atau alsintan bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi petani masa kini. Tanpa alsintan, kegiatan bertani menjadi berat, tidak efisien, dan tidak menarik bagi generasi milenial yang terbiasa dengan teknologi dan kepraktisan.

Guntur mengungkapkan bahwa di lapangan, biaya sewa alsintan sangat mahal. Contohnya, sewa eksa mini bisa mencapai Rp350 ribu per jam. Untuk delapan jam kerja, petani harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah hanya untuk membuka lahan.

“Dengan kondisi seperti ini, siapa anak muda yang mau jadi petani? Apalagi kalau kebijakan pusat mengambil alih semua pengadaan alsintan tanpa memperhatikan kebutuhan daerah,” katanya.

Ia mengusulkan agar pemerintah pusat tidak memonopoli penyediaan alat, tetapi membuka ruang seluas-luasnya bagi daerah untuk mengelola dan mendistribusikan alsintan sesuai kebutuhan lokal. Daerah dinilai lebih tahu kondisi petani dan jenis alat yang cocok di wilayah masing-masing.

Selain itu, Guntur mendorong adanya kebijakan afirmatif untuk memperkuat kelompok tani milenial, termasuk penyediaan alat pertanian berskala kecil dan pelatihan teknologi pertanian modern. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor pangan daerah.

“Kalau petani muda diberikan akses terhadap alat dan teknologi, saya yakin mereka akan mau terjun ke pertanian. Tapi kalau tidak, jangan harap ada regenerasi,” tutupnya.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *