Samarinda – Kota Samarinda masih berjuang untuk mencapai target Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, anggota DPRD Kota Samarinda, Eko Elyasmoko, menekankan pentingnya upaya untuk mencapai target tersebut.
Menurut Eko Elyasmoko, kebutuhan akan RTH sangat penting dan memiliki dampak besar terhadap kondisi perkotaan. “RTH tidak hanya berfungsi sebagai resapan air, tetapi juga berperan dalam menyaring udara kotor menjadi oksigen, mirip dengan paru-paru bagi sebuah kota,” jelasnyapada Kamis (7/3/2023).
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Kota Samarinda harus berkelanjutan dan sejalan dengan program pemerintah yang dipimpin oleh Walikota Andi Harun. “Arah pembangunan ke depan akan sangat bergantung pada kebijakan eksekutif, sementara kami di DPRD menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” tambahnya.
Elyasmoko berharap agar persentase RTH di Kota Samarinda bisa mencapai lebih dari 30 persen, terutama mengingat kota ini sering dilanda banjir saat hujan turun. “Kami berharap target ini bisa tercapai karena kita membutuhkan area resapan yang lebih luas, terutama mengingat masalah banjir yang sering terjadi di Samarinda,” ungkapnya.
Meskipun masih ada tantangan, namun Elyasmoko optimis bahwa dengan kerja keras dan kesadaran bersama, Kota Samarinda akan mampu mengatasi masalah ini dan mencapai target RTH yang diinginkan.
![]()









