DPRD Kalimantan Timur

Insiden Jalan Hauling Batu Kajang, DPRD Kaltim Soroti Dampaknya bagi Warga Sekitar

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menanggapi keresahan masyarakat terkait insiden-insiden yang terjadi di sekitar jalan hauling batu bara di kawasan Batu Kajang, Kabupaten Paser. Ia menekankan pentingnya penanganan cepat dan menyeluruh dari pihak berwenang agar situasi tidak semakin memanas.

Yenni menjelaskan bahwa belakangan ini jalan hauling di Batu Kajang menjadi sorotan karena berbagai kejadian yang menimbulkan keresahan, termasuk yang berujung pada kekerasan. Situasi ini disebutnya telah berdampak pada rasa aman warga dan menimbulkan persepsi negatif terhadap aktivitas pertambangan di sekitar pemukiman.

“Memang ini sedang jadi perhatian karena ada kejadian yang sangat mengganggu, termasuk yang terjadi di wilayah Morakate. Itu masih dalam proses penanganan oleh pihak berwajib,” ujar Yenni.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta mengaitkan insiden tersebut langsung dengan aktivitas hauling tanpa adanya bukti yang kuat. Menurutnya, proses hukum sedang berjalan, dan perlu ada kehati-hatian dalam menarik kesimpulan agar tidak menimbulkan prasangka yang keliru.

“Kita nggak bisa langsung bilang itu karena hauling. Sampai sekarang pelakunya belum tertangkap, dan belum ada bukti sah yang mengarah ke sana. Jadi semua harus kita percayakan kepada proses hukum,” katanya.

Meski demikian, Yenni mendorong pemerintah dan perusahaan pertambangan untuk lebih aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar jalur hauling. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Perusahaan juga punya tanggung jawab sosial. Kalau ada keluhan dari warga, ya harus ditanggapi. Jangan sampai terkesan dibiarkan,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah turut memperkuat pengawasan di kawasan-kawasan rawan konflik sosial yang berdekatan dengan aktivitas industri besar. Menurutnya, pendekatan keamanan saja tidak cukup, perlu juga pendekatan sosial dan pembangunan.

“Keamanan itu penting, tapi jangan lupa akar persoalannya. Kalau ada ketimpangan atau masyarakat merasa tidak dilibatkan, itu bisa jadi bom waktu,” tambah Yenni.

Melalui peran pengawasan DPRD, Yenni memastikan pihaknya akan terus mendorong terciptanya solusi jangka panjang yang adil bagi semua pihak. Ia menegaskan, pembangunan industri harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *