AdvetorialKutai Timur

DPRD Kutim Harap SiLPA Tidak Ada

Sangatta – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Arfan berharap agar di tahun 2023 ini tidak ada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Arfan mengatakan, jika SiLPA kembali membengkak seperti tahun sebelumnya, tentu tanggungjawab pemerintah dan DPRD juga akan menjadi besar lagi.

“Kita berharap tahun ini SiLPA nya sekecil mungkin, atau tidak ada sama sekali. Kalau silpanya besar, datang uang besar lagi, tanggunjawab kita akan lebih besar lagi,” kata Arfan di Ruang Utama DPRD Kutim, Selasa (26/7/2023).

Untuk menekan silpa, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Perkim diminta harus kerja kejar target.

Meskipun APBD Perubahan belum dibahas, ia membayangkan akan masuknya uang besar itu dengan jelas. Seperti royalti batu bara pasti akan meningkat, bagi hasil sawit, termasuk cukai rokok dan berbagai pemasukakn lainnya akan menambah pemasukan di APBD.

“Yang jadi masalah adalah di APBD Perubahan itu waktu mepet. Diperbanyak PL, bisa temuan. Trus dilelang, waktunya tidak cukup. Karena itu, diharapkan SiLPA itu memang tidak ada,” bebernya.

Karena itu, untuk tahun ini, APBD perubahan itu akan dipercepat pembahasannya. Setelah lelang proyek selesai, maka pembahasan APBD perubahan segera dilakukan.

“Sekda sudah memberitahu kami, pembahasan akan dipercepat, agar pelaksanananya juga bisa dipercepat,” pungkasnya.ADV

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *