DPRD Kalimantan Timur

Ananda Emira Dorong Penguatan Regulasi dan Anggaran Rehabilitasi Narkoba di Kaltim

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam penanganan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kaltim. Salah satu yang ia dorong adalah penguatan regulasi dan dukungan anggaran untuk rehabilitasi para pengguna.

Menurut Ananda, persoalan narkoba sudah masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan. Selain penindakan, negara juga harus hadir dalam bentuk rehabilitasi yang manusiawi dan berkelanjutan. Ia menyebut bahwa DPRD siap memberikan dukungan penuh dalam aspek regulasi maupun anggaran.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Rehabilitasi adalah bagian penting dari penyelamatan generasi muda. Ini perlu diperkuat dengan dukungan aturan dan anggaran yang cukup,” tegas Ananda.

Ia juga menyoroti keterbatasan kapasitas fasilitas rehabilitasi yang ada saat ini. Banyak pengguna yang seharusnya direhabilitasi justru tidak tertangani karena keterbatasan daya tampung dan minimnya fasilitas di tingkat daerah.

“Fasilitas yang ada belum mampu menjangkau semua yang membutuhkan. Ini harus jadi catatan serius pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Ananda menyambut baik inisiatif BNNP untuk menjalankan program “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba) yang berfokus pada pencegahan berbasis komunitas. Menurutnya, program semacam ini seharusnya didukung dengan regulasi yang kuat seperti Peraturan Gubernur, agar bisa dijalankan secara sistematis.

Ia menekankan bahwa semua pemangku kepentingan harus memiliki visi yang sama dalam menangani narkoba, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari zat adiktif berbahaya.

“Pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat harus berjalan bersama. Tanpa sinergi, program seperti ini hanya akan jadi slogan,” ujar Ananda.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *