DPRD Kalimantan Timur

DPRD Kaltim Dorong Pendekatan Kontekstual dalam Budidaya Tanaman

Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Guntur, menyoroti pentingnya pendekatan yang tepat dalam proses budidaya tanaman. Menurutnya, tanaman bukan sekadar objek pertanian, melainkan makhluk hidup yang memiliki kebutuhan dasar layaknya manusia.

Ia menjelaskan bahwa setiap jenis tanaman memiliki karakteristik khusus yang perlu diperhatikan, termasuk kondisi tanah dan jenis pupuk yang sesuai. Pemahaman ini, kata Guntur, sangat penting untuk memastikan hasil pertanian yang optimal dan berkelanjutan.

“Tanaman itu hidup. Sama seperti manusia, mereka butuh makanan yang cukup, seimbang, dan sesuai kebutuhan. Kalau salah asupan, tanaman juga bisa ‘sakit’ dan gagal tumbuh,” tegas Guntur.

Ia mencontohkan bahwa tanah di Kalimantan Timur cenderung memiliki kadar asam dan kandungan besi yang tinggi. Kondisi ini mengharuskan petani melakukan perlakuan awal dengan kapur agar tanah dapat ditanami dengan baik. Jika tidak, pupuk yang diberikan tidak akan bekerja secara efektif.

Selain itu, Guntur menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian. Menurutnya, penyuluh yang memahami kondisi lapangan secara langsung sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebijakan pertanian dengan kebutuhan nyata petani di lapangan.

“Kalau tanaman tidak diberi nutrisi yang tepat, sama saja seperti manusia yang makan nasi tanpa sayur, tanpa protein, tanpa susu. Dia akan kurus dan akhirnya mati. Itu juga berlaku bagi tanaman,” tambahnya.

Guntur berharap pendekatan terhadap pertanian ke depan lebih kontekstual dan berbasis ilmu, bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia mengajak seluruh pemangku kebijakan agar mengedepankan keberlanjutan pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah.

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *