AdvetorialKominfo Kutai Timur

Dinkes Kutim Fokus pada Deteksi Dini HIV/AIDS untuk Cegah Penularan pada Ibu dan Anak

Kutai Timur – Dr. Bahrani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, mengungkapkan bahwa penularan HIV/AIDS pada anak dan bayi baru lahir masih merupakan isu besar yang memerlukan perhatian mendalam. Sebagian besar kasus ini terjadi akibat penularan dari ibu ke anak selama masa kehamilan, proses persalinan, atau menyusui.

“Penularan dapat terjadi melalui plasenta atau ASI, namun masalahnya banyak ibu yang tidak mengetahui bahwa mereka terinfeksi HIV, karena gejalanya tidak terlihat. Infeksi awal ini sering berasal dari pasangan yang lebih dulu terjangkit,” ngkap dr. Bahrani.

Ia menjelaskan bahwa kurangnya pengetahuan ini menyebabkan ibu hamil tidak mendapatkan intervensi medis yang dapat mencegah penularan HIV kepada bayi. Tanpa perawatan yang tepat, bayi yang lahir akan terinfeksi HIV tanpa ada deteksi sebelumnya bahwa ibunya terjangkit HIV.

Dinas Kesehatan Kutai Timur memfokuskan perhatian pada pemeriksaan dini bagi ibu hamil dan terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi awal HIV/AIDS. Melalui langkah ini, diharapkan dapat memutus rantai penularan HIV kepada anak-anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi risiko penyakit ini. (SH/ADV)

Loading

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *